Hukum ini (yakni bahwasanya mereka tidaklah mendapatkan keberuntungan) merupakan hukum bagi seluruh penyihir di seluruh zaman. Dikarenakan kalimat yang digunakan ialah as-saahir dan tidak menggunakan haa-ulaa-is saahir.
Dari kisah Nabi Musa -alaihis salam dan para Penyihir dapat diambil pelajaran:
Adanya ancaman keras kepada orang yang mendatangi tukang sihir bahwa ia juga tidak akan mendapat kebaikan di dunia lebih lagi di akhirat.
Terdapat beberapa dalil sekaligus yang Allah bawakan dalam al-Qur-an yang menunjukkan kafirnya orang yang melakukan sihir.
ولما جائهم رسول من عند الله مصدقا لما معهم نبذ فريق من أهل الكتاب كتاب الله وراء ظهورهم كأنهم لا يعلمون
واتبعوا ما تتلوا الشياطين على ملك سليمان وما كفر سليمان ولكن الشياطين كفروا يعلمون الناس السحر
وما أنزل على الملكين ببابل هاروت وماروت وما يعلمان من أحد حتى يقولا إنما نحن فتنة فلا تكفر
ويتعلمون منهما ما يفرقوا بين المرإ وزوجه وما هم بضارين به من أحد إلا بإذن الله
ويتعلمون ما يضرهم ولا ينفعهم
ولقد علموا لمن اشتراه ما له في الأخرة من خلاق
ولبئس ما شروبه أنفسهم لو كانوا يعلمون
ولو أنهم آمنوٱ واتقوٱ لمثوبة من عند الله خير
لو كانوا يعلمون
.
Hal ini menjelaskan bahwa mereka beriman tidak pula bertaqwa.
II-00 Kitab al-'aqidah,
II-01 Bab keutamaan aqidah shahihah dan ancaman dari menyelisihinya,
II-02 Bab sumber-sumber aqidah dan manhaj dalam mempelajari- dan mengamalkannya,
II-03 Bab tauhid dan iman kepada Allah serta ancaman terhadap syirik dan ahlinya,
II-04 Bab sunnah dan iman kepada Rasul-Nya dan ancaman terhadap menyelisihi sunnah,
II-05 Bab hakekat dinul islam yang haq,
"Dan diantara ayat-ayat-Nya ialah malam dan siang, matahari dan bulan.... Janganlah kamu bersujud kepada matahari tidak pula pada bulan, (akan tetapi) .... bersujudlah kepada Allah yang telah menciptakannya....." (Surat Fushshilat : 37 )
Bismillah Semoga Allah merahmati asy-Syaikh al-Fadhil Muhammad Nashiruddin al-Albani, seseorang dari muridnya, asy-Syaikh AbdulMuhsin al-Abbad, dan al-Ustadz Abu AbdilMuhsin .... karena penghormatan dan pemuliaan mereka terhadap para 'Ulama tidak lah menghalangi mereka dari menjelaskan kebenaran dan menerangkan kebathilan.